Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Tampilkan postingan dengan label Dunia Flora dan Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Flora dan Fauna. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Oktober 2010

Manfaat Sirsak.

Sirsak (Anona muricata) adalah tanaman asli Karibia dan Amerika Tengah. Buah ini adalah salah satu buah yang pertama kali diperkenalkan ke seluruh dunia setelah Colombus menemukan benua Amerika. Segera setelah itu, orang Spanyol membawanya ke Filipina dan menyebarkan ke sebagian besar negara tropis, termasuk Indonesia.
Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda zuursak. Kata zuur berarti asam, zak berarti kantong. Di Sumatra Barat dan Malaysia, sirsak disebut “durian Belanda”. Di Indonesia Timur, orang menyebutnya “nangka Belanda”.
Rasa asam-manis sirsak yang khas membuatnya menjadi buah favorit untuk aneka jus dan minuman. Rasa asam sirsak berasal dari asam organik, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Kaya Serat, Vitamin dan Mineral
Sirsak adalah buah yang kaya serat dan vitamin. Kandungan serat makanan dalam sirsak mencapai 3,3 g per 100 g daging buah. Konsumsi 100 g daging buah sirsak dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat harian. Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg) dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak.
Serat sangat baik untuk membantu pencernaan dan detoksifikasi, sedangkan vitamin C merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Sirsak juga mengandung fosfor dan kalsium, masing-masing 27 dan 14 mg per 100 g. Kedua mineral itu penting untuk pembentukan massa tulang yang memungkinkan Anda untuk membangun tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis. Keunggulan sirsak terletak pada kandungan natrium (sodium) yang rendah (14 mg per 100 g), tetapi tinggi potasium (kalium), yaitu 278 mg per 100 g. Perbandingan kalium dan natrium yang tinggi sangat baik untuk mencegah hipertensi.
Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan.
Kaya Fitokimia
Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya senyawa fitokimia yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa contoh senyawa fitokimia terkandung dalam buah sirsak adalah: asetaldehida, amyl-caproate, amyloid, annonain, anomuricine, anomuricinine, anomurine, anonol, atherosperminine, beta-sitosterol, campesterol, selobiosa, citrulline, coclaurine, coreximine, dekstrosa, galactomannan, geranyl -caproate, muricine, muricinine, muricapentocin, muricoreacin, procyanidin, stepharine, stigmasterol, tannin, dan xylosyl-selulosa.
Annonaceous acetogenins adalah fitokimia dalam daun, biji dan batang sirsak yang berkhasiat memerangi kanker (sitotoksik) dan virus. Penelitian telah menunjukkan bahwa Annonaceous acetogenins membunuh sel-sel ganas pada 12 jenis kanker, termasuk kanker payudara, ovarium, usus besar, prostat, hati, paru-paru, pankreas dan limfoma.
Manfaat lain sirsak yang diketahui umum namun belum teruji secara ilmiah adalah untuk pengobatan batu empedu, anti sembelit,  asam urat, sakit pinggul, wasir (ambeien) dan meningkatkan nafsu makan.
Itulah mengapa sirsak memiliki tempat yang sangat penting dalam pengobatan tradisional dan alternatif di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

majalahkesehatan.com

Selasa, 12 Oktober 2010

Sarang tikus 82cm ditemukan di gunung berapi


Menakjubkan. Baru saja ditemukan sarang tikus-tikus raksasa di sebuah gunung berapi. Tikus dengan panjang sampai 82 sentimeter. “Markas tikus” terbesar di dunia ini ditemukan oleh tim ekspedisi BBC di Papua New Guinea.

Tim BBC terdiri dari ilmuwan dan kru film dari Inggris, Amerika Serikat, dan Papua New Guinea. Selain sarang tikus terbesar, mereka juga menemukan lebih dari 40 spesies yang belum dikenali.

Mereka melakukan ekspedisi di gunung berapi Mount Bosavi yang terakhir meletus pada 200 ribu tahun silam. Tikus-tikus raksasa tersebut memiliki panjang tubuh hingga 82cm dengan berat rata-rata 1,5 kilogram. Demikian artikel yang dikutip Blog Berita dari BBC.

Tikus raksasa mount bosavi
Spoiler for Tikus Raksasa:


Mount Bosavi
Spoiler for Mount Bosavi:


Lokasi Mount Bosavi
Spoiler for Lokasi:

Kehidupan Semut + Semut terbesar & Paling berbahaya di DUNIA !





Jatuhkanlah bongkahan makanan ke tanah, maka hewan yang pertama menjangkaunya adalah semut. Hal ini berlaku di sebagian besar daratan tempat semut ada. Dalam hal jumlah individu dan biomassa (berat tubuh), armada semut memang mendominasi di hampir seluruh habitat darat dunia. Siang atau malam, pasukan semut tersebut dengan giat menjelajah daratan, sehingga mereka dapat menemukan makanan sebelum hewan lain menemukannya.




Dengan dominasi ekologis tersebut, wajarlah bila semut dapat ditemukan dimana-mana. Dari gedung tinggi hingga hutan lebat, dari pesisir pantai hingga daerah subalpin. Semut juga ada di dalam tanah hingga pohon tinggi, di padang gurun hingga padang tundra. Bahkan, saat ini Anda kemungkinan besar tidak jauh dari pekerja semut yang sedang menjelajah di sekitar Anda.

Dominasi semut juga tercermin dalam jumlah biomasa serangga. Dalam komposisi biomassa serangga di dunia, setidaknya sepertiganya terdiri atas semut. Jumlah tersebut cukup besar mengingat jumlah total spesies semut kurang dari 2% jumlah total spesies serangga. Jumlah spesies semut di dunia diperkirakan sekitar 20.000, dan 12.000 di antaranya telah diketahui oleh sains. Di Indonesia sendiri ada sekitar 1.500 spesies yang telah dideskripsikan, namun diperkirakan ada sekitar 500 spesies lagi yang belum ditemukan.


Identifikasi spesies semut di Indonesia tergolong sulit karena masih sedikitnya penelitian taksonomi semut di sini. Meskipun demikian, tidak perlu penelitian yang rumit untuk mengetahui berapa spesies semut yang berkeliaran di sekitar rumah kita. Bila dilakukan pengamatan sederhana, dapat diketahui sedikitnya 3 spesies semut berkeliaran di rumah. Beberapa spesies yang berbeda lagi dapat ditemukan di halaman rumah.

Bila Anda mengamati komunitas semut di sekitar Anda, jangan heran jika Anda menemukan beraneka spesies hidup dalam area yang relatif sempit. Sebagian besar semut berukuran kecil, yaitu dengan panjang kurang dari 5 mm. Dengan tubuh kecil ini, sumber daya yang diperlukan untuk bertahan hidup relatif kecil pula. Dengan demikian lebih banyak populasi semut dapat bertahan hidup dalam daerah sempit dibandingkan dengan hewan-hewan yang berukuran lebih besar.

Apalagi, koloni semut memiliki sistem pembagian tugas di armada pekerjanya. Dalam sistem ini, setiap anggota koloni semut menjalankan pekerjaan-pekerjaan tertentu sesuai dengan kebutuhan koloni saat itu. Pekerjaan-pekerjaan koloni tersebut adalah mencari makan, membangun sarang, menjaga dari musuh, merawat anakan, menghasilkan telur, atau melakukan reproduksi. Dengan pembagian tugas ini, pekerjaan koloni dilakukan secara efektif dan efisien sehingga meningkatkan ketahanan serta kelangsungan hidup koloni.


Spoiler for Koloni Semut kayu:


Spoiler for Koloni semut merah:


Spoiler for Koloni Semut hitam:




Spesies-spesies semut yang hidup berdampingan tersebut memiliki relung ekologis yang berbeda-beda. Perbedaan relung ini mengurangi kompetisi antara koloni semut yang dapat menekan populasi. Sebagai contoh, satu spesies semut memilih untuk mencari partikel makanan berukuran kecil, spesies lain memilih partikel makanan yang besar. Ada semut yang memilih bersarang di tanah, ada yang di celah-celah kayu, ada pula yang di antara dedaunan pohon. Ada semut yang aktif di malam hari, ada pula yang aktif siang hari. Dengan adanya perbedaan strategi hidup ini, spesies-spesies semut dapat berbagi sumber daya lingkungannya.

Semut menjejakkan kaki-kaki kecilnya di bumi sejak 90 juta tahun yang lalu, mendahului manusia yang baru muncul sekitar 250.000 tahun lalu. Meskipun demikian, hanya sejak 10 juta tahun lalu jumlah spesies dan populasi semut berkembang dan mencapai kelimpahan seperti saat ini. Dalam sejarah hidupnya yang panjang, spesies-spesies semut berevolusi mengembangkan adaptasi yang kompleks dan menarik dalam hal morfologi, fisiologi, serta perilaku sosial. Contohnya adalah munculnya semut yang bertani, semut peternak, semut parasit sosial, semut penganyam sutra, semut terbang, semut raksasa, bahkan ada semut yang dapat meledakkan dirinya. Dengan kompleksitas hidup yang demikian, tidak heran jika semut dianggap sebagai titik puncak evolusi serangga, sama seperti manusia adalah puncak evolusi vertebrata.


MACAM-MACAM SEMUT

Spoiler for Semut Pristomyrmex punctatus dengan aphid yang menjadi pasangan simbiosisnya:


Spoiler for Semut Crematogaster sp. bersama anakannya di dalam kayu lapuk.:


Spoiler for Semut Paratrechina longicornis saling berinteraksi.:


Spoiler for Semut hitam Dolichoderus thoracicus di permukaan daun:




SEMUT TERBESAR DI DUNIA

Spoiler for SEMUT TERBESAR DIDUNIA:




SEMUT PALING BERBAHAYA DI DUNIA

Hi… Ternyata, hewan yang bernama Semut (Ant) ada juga yang berbahaya, meskipun bentuknya gak seberapa besar, namun akibat yang dihasilkan sangat fatal. Semut ini bernama: Coptotermes Formosanus Shiraki. Adalah sejenis semut perang yang merupakan hama tanaman. Bentuk semut ini besar, berbisa dan bisa dijumpai di tanah pekuburan, bukit berwarna kemerahan.

Spoiler for Foto Semut Paling berbahaya di dunia:



Spoiler for Foto Korban:




Kini semut mencapai dominasi dalam hal jumlah individu dan biomasa hewan daratan. Di habitat alaminya, semut memiliki peran-peran ekologis yang penting. Pada ekosistem daratan, semut adalah pemangsa utama terhadap invertebrata kecil. Semut dapat menggali sejumlah besar tanah sehingga menyebabkan terangkatnya nutrisi tanah. Semut membentuk simbiosis dengan berbagai serangga, tumbuhan, dan fungi. Tanpa bersimbiosis dengan semut, organisme tersebut akan menurun populasinya hingga punah. Selain sebagai pemangsa, semut juga adalah mangsa yang penting bagi berbagai serangga, laba-laba, reptil, burung, kodok, bahkan bagi tumbuhan karnivora.

Peran yang dijalankan semut sedemikian penting sehingga dikatakan bahwa jika semut punah, ribuan spesies hewan dan tumbuhan akan ikut punah. Bahkan lebih dari itu, hampir semua ekosistem daratan akan melemah karena berkurangnya kompleksitas ekosistem. Keberadaan semut ini sering dibandingkan dengan keberadaan manusia serta perusakan alam yang dilakukannya, yaitu bahwa jika manusia punah dari bumi ini, lingkungan akan kembali kepada keseimbangan yang subur dan alami seperti sebelum ledakan populasi manusia terjadi. Namun, sebenarnya keberadaan manusia tidak mutlak harus merusak alam, karena manusia selalu memiliki pilihan untuk merusak lingkungan atau memeliharanya. Hanya saja, manusia harus lebih bijak dalam memutuskan pilihan dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukannya.

Seandainya kita bisa mengerti bahasa semut, mungkin mereka akan menegur, dan memberi jawaban pada kita, dan kita dapat belajar dari mereka. Seperti para pemikir jaman dahulu yang takjub melihat perilaku semut. Salomo pun berkata: “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak...”

Sabtu, 25 September 2010

Mau Tau Cara Semut Bunuh Diri? klik disini


http://img.youtube.com/vi/2fFgHUL8Oiw/0.jpg


semut adalah serangga yang memiliki sejuta pesona dan juga mahluk yang paling misterius di planet ini.tahukah anda bahwa semut juga bisa bunuh diri secara massal? Bukan karena stress atau bertarung melawan musuh,namun hanya karena hal sepele.mereka membentuk lingkaran yang membuat diri mereka sendiri terperangkap dan mati ,dan terus menerus melakukan itu sampai semuanya mati atau ada pasukan semut lain yang mengganggunya. Silahkan baca artikel di bawah ini yang kami himpun dari kaskus.us untuk lebih jelasnya.
fenomena ini ditemukan oleh beebe pada tahun 1921 ketika sedang berjalan di guyana.dia melihat keanehan pada semut tentara yang terpisah dari koloninya,mereka berputar membentuk sebuah lingkaran.semakin lama lingkaran yang dibentuk oleh para semut tentara yang terpisah dari koloninya tersebut semakin besar karena banyak para semut lain yang bergabung.mereka berputar seperti gasing dalam waktu yang lama sehingga banyak diantara semut2 tersebut mati karena kehausan atau kecapekan.beebe lalu mencatatnya di bukunya dan memberikan nama “ants circle of death” kepada fenomena tsb. Penasaran? Liat deh gambar di bawah ini:

“dancing ants” atau “death mill” atau “ants circle of death pertama kali dipelajari oleh psikolog hewan amerika theodore schneirla pada tahun 1944.

para semut saling berkumpul dan mulai berjalan membentuk lingkaran.salah satu referensi umum untuk fenomena ini dihubungkan dengan seorang naturalis amerika william beebe, yang melihat dan kemudian menggambarkan fenomena ini di guyana pada tahun 1921. Tentara semut bergerak dalam lingkaran dengan lingkar kaki 1.200. Butuh waktu 2,5 jam setiap semut untuk menyelesaikan loop. Gerakan ini berlangsung selama dua hari sampai sebagian besar peserta(semut) meninggal.
cara semut bunuh diri
bagaimana terjadinya lingkaran tersebut? Seorang ahli semut menjelaskan awalnya ada semut yang terpisah dari koloninya.nah ketika terpisah dari koloninya,sang semut memiliki peraturan sederhana,”ikuti semut di depannya”.karena semut yang terpisah dari koloni saling mengikuti di depannya,maka mereka akan membentuk sebuah lingkaran yang mirip seperti black hole.


Cek videonya di:




sumber :http://gokilonline.com/mau-tau-cara-semut-bunuh-diri-lihat-ini/

5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Dunia

Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting. Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia.Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang dikenal manusia.

5. The Red Back

Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung. Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.

4. The Funnel-Web

Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan air liur berkeringat, kejang, dan keluar air mata. Bahkan hanya dengan melihat mereka, kamu bisa mengeluarkan air mata.

3. The Brazilian Wandering

Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

2. The Brown Recluse

Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.

1. The black Widow

Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya. Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.

sumber: http://strano66.blogspot.com/2010/09/5-laba-laba-paling-berbahaya-di-bumi.html

Katak beracun yang Memiliki warna cantik

Katak yang mempunyai warna cantik tetapi beracun!!!

hati hati, Ikhwah!!!








































sumber :http://hermawayne.blogspot.com/2010/09/katak-beracun-yang-berwarna-cantik.html

10 Spesies Kadal Paling Unik di Dunia (dari Indonesia juga ada)

10. Frilled Lizard


Frilled Lizard tinggal di Australia dan Papua Nugini. Kadal ini mempunyai kulit yang dapat dibuka dan dilipat yang terletak diantara kepala dan leher. Kulit tersebut ditopang oleh duri panjang tulang rawan yang tersambung ke tulang rahang. Ketika kadal merasa takut, mulutnya akan menganga, dan menunjukan lapisan kulit cerah merah muda atau kuning, Reaksi ini sering digunakan untuk mencegah predator atau selama masa kawin.

9. Short Horned


Kadal Short Horned adalah kadal kecil yang dapat ditemukan di Amerika Utara. Tidak seperti kadal lainnya, kadal ini sering kali disebut "Kodok bertanduk" atau "Horny Toad" karena keliru dengan bentuk tubuhnya yang menyerupai hewan tersebut, namun bukan kodok sama sekali. Ia adalah reptil, bukanlah amphibi. Yang mana salah satu dari lima spesies kadal yang terdapat di Kanada.


8. Slow Worm



Meskipun terlihat seperti ular, Slow Worm sebenarnya adalah kadal tanpa kaki. Seperti semua kadal lainnya, kadal ini memiliki sistem pertahanan diri, yaitu mereka memiliki kemampuan untuk melepaskan ekornya untuk menghindari predator. Mereka bisa menumbuhkan kembali ekornya, namun jarang sekali tumbuh ke panjang semula.


7. Kadal Armadillo



Armadillo Lizard akan menggigit ekor mereka dan menggulung tubuhnya hingga berbentuk bulat ketika mereka merasa terancam. Mereka juga dapat bersembunyi di antara celah-celah batu. Kadal ini dilindungi seperti kebanyakan spesies reptil lainnya di Afrika Selatan.

6. Cekibar (Indonesia)



Salah satu reptil yg unik adalah cekibar. Cekibar juga dikenal dengan julukan "cecak terbang" atau "naga terbang" (flying dragon) di wilayah Barat karena mereka memiliki kemampuan untuk "terbang". Mereka ditemukan di seluruh wilayah Asia Tenggara & di Indonesia


5. Satanic Leaf-tailed



Satanic Leaf-tailed adalah spesies tokek pulau Madagaskar. Ciri khasnya adalah bagian tubuh yang mirip dengan daun layu terutama pada bagian ekornya. Ini berguna untuk mengecoh pandangan dari para pemangsa mereka.


4. Komodo (Indonesia)



Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia dengan rata-rata panjang 2-3 m yang hanya hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.


3. Kadal Basilisk



Kadal ini mempunyai tubuh yang ringan dan mempunyai telapak kaki yang lebar, sehingga dia sanggup untuk "berjalan" di atas air selama ia bergerak cukup cepat. Bagi seukuran kadal ini, dibutuhkan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam untuk dapat berjalan diatas air. Namun untuk ukuran manusia, kecepatan yang dibutuhkan adalah sekitar 400 mil per-jam agar dapat melakukannya.

2. Thorny Devil


Panjang tubuh thorny devil mencapai 4-6 cm. kadal ini tidak mempunyai santapan khusus. mereka memakan beberapa spesies semut dan yang paling disukainya adalah semut Iridomyrex yang kecil-kecil. rata-rata mereka memakan 24-25 semut setiap menitnya.

kadal thorny devil dapat menghirup air melalui kakinya. kadal yang berasal dari padang pasir Australia yang gersang ini memperlihatkan kemampuannya menyerap air ke mulut melalui saluran-saluran di antara sisiknya. para ilmuan berharap mampu meniru mekanisme tersebut untuk mengembangkan teknologi pengumpulan air bagi daerah-daerah kering.



1. Brookesia Minima


Brookesia Minima adalah bunglon terkecil di dunia, panjang tubuh maksimumnya hanya mencapai 30 mm. Kadal kecil ini dapat ditemukan di hutan Madagaskar.

Brookesia minima memangsa serangga-serangga kecil. Bila merasa terancam, bunglon ini akan pura-pura mati dan berupaya menyerupai daun jatuh.


Cara termudah untuk menemukannya adalah mencari di malam hari ketika mereka sedang tidur di semak-semak daun kecil.




sumber :http://www.taukahkamu.com/2010/09/10-spesies-kadal-paling-unik-di-dunia.html