Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Senin, 13 September 2010

101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab

Muslimah2lisan 101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab
1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap muhrim.
4. Karena ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan , menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong .
5. Karena ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud atas tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. gaya-gayaan.
11. mengikut trend.
12. berlagak sok .
13. sok dari pada sok zholim ^_^ .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek semata.
16. Jilbab cocok untuk semua menjaga dirinya dari objek semata.
17. Saya ingin menjadi .
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat teqwa.
19. Jilbab adalah taqwa.
20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
21. Diawali dengan mengenakan , ingin menapak jalan ke .
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
23. Istri- berbusana muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat ) juga berbusana muslimah.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga .
26. Semoga Allah memberikan kepada kita yang sama seperti mereka.
27. Untuk meninggikan izzah Islam.
28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
29. Jilbab lebih melindungi diri.
30. Membuat lebih merasa aman.
31. Menjaga diri dari gangguan .
32. Menjaga diri dari obyek pandangan yang hanya ingin ‘ mata’.
33. Menjaga diri dari objek syahwat .
34. Menjaga diri dari mata .
35. Menjaga diri dari tangan-tangan yang ingin .
36. Menghin dari dan zina hati.
37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
38. Jilbab dapat menghindari dari sikap-sikap .
39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
40. Membuat lebih bersahaja.
41. Membuat lebih khusyu’.
42. Mejauhkan dari perbuatan dosa (insyaAllah).
43. Membuat malu bila berbuat dosa.
44. pada Allah.
45. pada Rasulullah.
46. pada nabi-nabi-Nya.
47. pada sesama muslim.
48. pada ajaran Islam.
49. Membuat tetap ingin belajar tentang Islam.
50. Membuat selalu merasa haus akan ajaran Islam.
51. Membuat tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.
53. Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.
54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa bagi ummat-Nya.
56. Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.
57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
59. pengidentifikasian sesama saudari seiman.
60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.
61. Menghilangkan keraguan bila ingin menyapa saudari muslimah.
62. menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
63. Membuat lebih terlihat anggun.
64. Membuat terlihat menyenangkan.
65. Membuat lebih terlihat wanita.
66. Tidak terlihat seperti laki-laki.
67. Membuat selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
68. Jilbab menjaga dari pergaulan .
69. , dengan ijin Allah, mengenal .
70. () dengan yang baik (salih) pula.
71. Mudah-mudahan diberi jodoh .
72. Jodoh merupakan urusan Allah.
73. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
74. dalam beraktifitas..
75. Membuat lebih mudah bergerak.
76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
77. Sangat repot bila trend saat ini (yang ketat).
78. Saya tidak suka celana jeans.
79. Celana dapat menyebabkan suhu di sekitar tidak beraturan.
80. Menghemat waktu dalam berpakaian.
81. Menghemat waktu dalam berhias.
82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode .
83. Menghemat biaya untuk membeli trend.
84. Menghemat biaya untuk membeli make up.
85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.
86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
87. Meminimalkan penyakit kulit.
88. Sengatan matahari dapat mengurangi sehingga kulit jadi kering.
89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.
92. Menuntun untuk hidup lebih sederhana.
93. hidup yang konsumtif.
94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
95. Membuat lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.
96. Menempatkan subjek dalam proses pembangunan ummat.
97. Lebih mudah dalam menabung.
98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.
99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.
101. Membuat merasa menjadi . Sebenarnya, pasti alasannya lebih dari 101, lebih banyak dari itu.

Sumber: www.2lisan.com

Sayang Maba 3: Open House MT Al-Kahfi+Bedah Buku+Buka Bareng


Setelah Ospek Berlalu, maka panitia Sayang Maba mempersiapkan acara Pasca Ospeknya. Acara ini dilangsungkan pada tanggal 19 Agustus 2009. Terdapat 3 macam kegiatan pada hari ini, yaitu:

  • Paginya digunakan untuk Lomba Mading di Aula Gedung D (Dokumentasinya Terpisah, Judul Artikelnya “Lomba Mading MT Al-Kahfi, Warna-Warni Dunia Remaja”)

  • Siangnya digunakan untuk acara Open House MT Al-kahfi di Aula Gedung A, 
  • Sorenya Bedah Buku ‘Manajemen Amaliah Ramadhan’ yang dibedah oleh Ustadz Fitrah Saputra, dilanjutkan dengan Pengumuman juara Lomba Mading+Penulisan Puisi+Penulisan Cerpen, dan Buka Bareng MT Al-Kahfi.



Back to Lomba dulu, Alhamdulillah peserta lombanya bisa dikatakan banyak lah,,
·         Peserta lomba Mading 7 Grup
·         Peserta lomba Penulisan Puisi ada 20 orang
·         Penulisan Lomba Cerpen ada  17 orang
Kemudian peserta yang ikut Open House MT Al-Kahfi juga banyak lho. Peserta yang Mendaftar lebih dari 100 orang.. Mahasiswa Baru yang putra mendaftar sebanyak 25 orang dan putri sebanyak 80 orang…
Cekidot Dokumentasinya :-)..

Duduk Berdampingan, Ketua Panitia Sayang Maba (Akh Deni), Ketua MT Al-Kahfi (Akh Zaid), dan Pembantu Dekan III FKIP UNRAM(Drs.Nasaruddin, M.Kes) dalam Acara pembukaan OPEN HOUSE MT AL-Kahfi.

 Suasana Pembukaan Acara dari belakang.

Bendahara MT(Akh Rahman) dan Ketua BEM FKIP(Akh Isa) Serius mendengarkan pengarahan PD III.

 Ketua MT Al-Kahfi menyerahkan Sovenir kepada PD III FKIP Seusai acara pembukaan OPEN HOUSE.

Ustadz Fitrah akan menyampaikan Materi mengenai Manajemen Amaliah Ramadhan didampingi Akh Zaid Selaku Moderator.



 Khusyu' Dengerin Ceramah.


Khusyu'  juga neh..

Salah Satu peserta putri bertanya kepada Ustadz Fitrah.


Salah satu moment pembagian hadiah lomba kepada pemenang ooleh ketua BEM FKIP.


Akh Hamdi (Mantan Ketua LDK Baabull Hikmah) dan Akh Ojik (Ketua UKM Musik FKIP) lagi khusyu' berbuka.


Peserta putra sedang wudhu', bersiap-siap sholat maghrib.


 Ne dia Shalat Maghrib Gelombang 1 (cz msih bxk yang di luar nunggu giliran wudhu) yang diimami Akh Supriadi (CODEP Pendidikan MT).

Tu dia Sedikit Dokumentasi OPEN HOUSE...Ntr yang lain menyusul. Ikutin Update-nya..Syukron wa Afwan.
Wassalamu'alaikum

Sayang Maba 2: Pra OSPEK

Pra Ospek:
Assalamu’alaikum..
Ikhwah..ne dia kegiatan MT saat Pra Ospek…
Para panitia StandBy di Stand MT Al-Kahfi di Auditorium guna membantu Mahasiswa Baru yang akan mendaftar ulang, mulai dari bantu nunjukin tempat, bantu isi formulir, ampe bantu ngejelasin seluk beluk FKIP gt..
Selain bantu ngejelasin, panitia dari Departemen Usari (Usaha Mandiri) juga berjualan lho di sana..Mulai dari jualan Map, Polpen Boxy, lem, Pensil, bahkan buku saku Islami.. Semuanya dijual dengan harga murah jika dibandingkan dengan pedagang dadakan yang berjualan di sana. Alhamdulillaah jualannya laku dan sukses serta untung..
Panitia Sayang Maba juga mensosialisasikan kegiatan lomba yang akan diadakan oleh MT Al-Kahfi Pasca OSPEK. Lomba yang akan diadakan yaitu lomba Mading, Lomba Puisi, dan Lomba Menulis Cerpen. Alhamdulillaah banyak yang ikut (Cerita selengkapnya di artikel Pasca OSPEK, Sabar ya!).
Jadi kebanyakan Cerita neh,, afwan ya,,,langsung aja dicekidot dokumentasinya…Siapa tau ada foto antum/nna di sana,,hehe,, ; )

 Spanduk Selamat Datang MT Al-Kahfi Untuk Menyambut Maba

 Stand MT Alkahfi berada di bawah Spanduk Hijau MT

 Akh Deni (ketua Panitia Sayang Maba 2010), Akh Ridwan, dan Akh Sahrun(CoDep USARI[Usaha Mandiri]) Sedang berjualan ATK untuk Maba dengan harga murah..

Dagangan Departemen Usari

 Akhawat MT sedang Menjaga Stand MT Al-Kahfi Sekaligus Berjualan ATK juga.
Ikhwah dari LDK Baabul Hikmah juga Membuka Stand.
Panitia Sayang Maba MT Al-Kahfi Sedang memberi penjelasan kepada Mahasiswa yang bertanya
 
Suasana Daftar Ulang.(Rame ya!?!)

Tu dia sedikit Dokumentasi kegiatan kita..Cek lagi di artikel-artikel berikutnya mengenai Kegiatan MT Al-Kahfi...Syukron wa Afwan..
Wassalamu'alaikum.

Sayang Maba MT Al-Kahfi 2010, "Ukir Prestasi Menuju Generasi Harapan"


Assalamu’alaikum…
 Spanduk Selamat datang Mahasiswa Baru
Akhi wa Ukhti, saudara saudariku, bro n sis, berjumpa  kembali dalam artikel Kegiatan MT Al-Kahfi. Kali ini membahas kegiatan Departemen Syiar yang dipimpin olehh Akh Alwan dan Ukhti Metta. Program kerjanya tu mengenai penyambutan Mahasiswa Baru yang baru masuk FKIP. Nama Programnya “SAYANG MABA”. Sayang Maba(Mahasiswa Baru) merupakan salah satu program kerja departemen Syiar yang diketuai oleh Akh Deni (Mtk 09). Tema Kegiatannya adalah "Ukir Prestasi Menuju Generasi Harapan". Kegiatan ini dibagi menjadi 3 Sesi yaitu:
·         Pra Ospek
·         Ospek
·         Pasca Ospek
Detail Programnya akan kami bahas di artikel berikutnya. Tapi Afwan, Dokumentasi untuk OSpek tidak dapat ditampilkan karena dokumentasi yang kami ambil Full Video (pake HandyCam), jadi gk da fotonya. Afwan ya. Segera buka Artikel mengenai kegiatan Pra Ospek n Pasca Ospeknya. Cekidot Artikel Berikutnya Ikhwah>>>.

Minggu, 12 September 2010

Biografi Singkat Imam Syafi’i

Imam Syafi’i bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris As Syafi’i, lahir di Gaza, Palestina pada tahun 150 Hijriah (767-820 M), berasal dari keturunan bangsawan Qurays dan masih keluarga jauh rasulullah SAW. dari ayahnya, garis keturunannya bertemu di Abdul Manaf (kakek ketiga rasulullah) dan dari ibunya masih merupakan cicit Ali bin Abi Thalib r.a. Semasa dalam kandungan, kedua orang tuanya meninggalkan Mekkah menuju palestina, setibanya di Gaza, ayahnya jatuh sakit dan berpulang ke rahmatullah, kemudian beliau diasuh dan dibesarkan oleh ibunya dalam kondisi yang sangat prihatin dan seba kekurangan, pada usia 2 tahun, ia bersama ibunya kembali ke mekkah dan di kota inilah Imam Syafi’i mendapat pengasuhan dari ibu dan keluarganya secara lebih intensif.


Saat berusia 9 tahun, beliau telah menghafal seluruh ayat Al Quran dengan lancar bahkan beliau sempat 16 kali khatam Al Quran dalam perjalanannya dari Mekkah menuju Madinah. Setahun kemudian, kitab Al Muwatha’ karangan imam malik yang berisikan 1.720 hadis pilihan juga dihafalnya di luar kepala, Imam Syafi’i juga menekuni bahasa dan sastra Arab di dusun badui bani hundail selama beberapa tahun, kemudian beliau kembali ke Mekkah dan belajar fiqh dari seorang ulama besar yang juga mufti kota Mekkah pada saat itu yaitu Imam Muslim bin Khalid Azzanni. Kecerdasannya inilah yang membuat dirinya dalam usia yang sangat muda (15 tahun) telah duduk di kursi mufti kota Mekkah, namun demikian Imam Syafi’i belum merasa puas menuntut ilmu karena semakin dalam beliau menekuni suatu ilmu, semakin banyak yang belum beliau mengerti, sehingga tidak mengherankan bila guru Imam Syafi’i begitu banyak jumlahnya sama dengan banyaknya para muridnya.

Meskipun Imam Syafi’i menguasai hampir seluruh disiplin ilmu, namun beliau lebih dikenal sebagai ahli hadis dan hukum karena inti pemikirannya terfokus pada dua cabang ilmu tersebut, pembelaannya yang besar terhadap sunnah Nabi sehingga beliau digelari Nasuru Sunnah (Pembela Sunnah Nabi). Dalam pandangannya, sunnah Nabi mempunyai kedudukan yang sangat tinggi, malah beberapa kalangan menyebutkan bahwa Imam Syafi’i menyetarakan kedudukan sunnah dengan Al Quran dalam kaitannya sebagai sumber hukum islam, karena itu, menurut beliau setiap hukum yang ditetapkan oleh rasulullah pada hakekatnya merupakan hasil pemahaman yang diperoleh Nabi dari pemahamannya terhadap Al Quran. Selain kedua sumber tersebut (Al Quran dan Hadis), dalam mengambil suatu ketetapan hukum, Imam Syafi’i juga menggunakan Ijma’, Qiyas dan istidlal (penalaran) sebagai dasar hukum islam.

Berkaitan dengan bid’ah, Imam Syafi’i berpendapat bahwa bid’ah itu terbagi menjadi dua macam, yaitu bid’ah terpuji dan sesat, dikatakan terpuji jika bid’ah tersebut selaras dengan prinsip prinsip Al Quran dan Sunnah dan sebaliknya. dalam soal taklid, beliau selalu memberikan perhatian kepada murid muridnya agar tidak menerima begitu saja pendapat pendapat dan hasil ijtihadnya, beliau tidak senang murid muridnya bertaklid buta pada pendapat dan ijtihadnya, sebaliknya malah menyuruh untuk bersikap kritis dan berhati hati dalam menerima suatu pendapat, sebagaimana ungkapan beliau ” Inilah ijtihadku, apabila kalian menemukan ijtihad lain yang lebih baik dari ijtihadku maka ikutilah ijtihad tersebut “.

Diantara karya karya Imam Syafi’i yaitu Al Risalah, Al Umm yang mencakup isi beberapa kitabnya, selain itu juga buku Al Musnadberisi tentang hadis hadis rasulullahyang dihimpun dalam kitab Umm serta ikhtilaf Al hadis.
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-imam-syafii.html