Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Totalitas Berkarya Bersama Dakwah

Majelis Taklim Al-Kahfi

Rabu, 16 April 2014

MACAM-MACAM SHALAT MENURUT AL-QUR'AN !!



1. Shalat orang beriman :
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya"
QS. Al-Mukminun ayat 1-2

2. Shalat orang munafik :
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali"
QS. An-Nisa' ayat 142

Singkatnya,shalat itu ada 2 jenis yg tercantum di dalam Al-Qur'an, yaitu shalatnya orang mukmin & shalatnya orang munafik. Tinggal kita memilih, jenis shalat mana yg akan kita lakukan.

Minggu, 06 April 2014

KEUTAMAAN SEDEKAH

Diantara keutamaan bersedekah antara lain:
  1. Sedekah dapat menghapus dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)
    Adapun dalam hal diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan karena termasuk dalam merasa aman dari makar Allah, yang merupakan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:
    “Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 99)
  2. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:
    “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)
  3. Memberi keberkahan pada harta.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)
    Apa yang dimaksud hartanya tidak akan berkurang? Dalam Syarh Shahih Muslim, An Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup 2 hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”
  4. Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.
    Allah Ta’ala berfirman:
    “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
  5.  Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah.
    “Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no. 1027)
  6. Menjadi bukti keimanan seseorang.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Sedekah adalah bukti.” (HR. Muslim no.223)
    An Nawawi menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya)”
  7.  Membebaskan dari siksa kubur.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)
  8.  Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”)
  9.  Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan yang bagus tentang orang yang dermawan dengan orang yang pelit:
    “Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

Dan hal ini tentu pernah kita buktikan sendiri bukan? Ada rasa senang, bangga, dada yang lapang setelah kita memberikan sedekah kepada orang lain yang membutuhkan.
Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang mengabarkan tentang manfaat sedekah dan keutamaan orang yang bersedekah. Tidakkah hati kita terpanggil untuk bersedekah? Semoga dimudahkan ya akhiy, ukhty…

Minggu, 23 Maret 2014

Seputar kegiatan MT AL-KAHFI 3



3. KRS {Kajian Rabu Sore}

 


              KRS merupakan program kerja dari departemen syi’ar Mt. Al-Kahfi yang diadakan setiap hari rabu sore di Mushalla Baabul ‘Ulum FKIP UNRAM. Adapun tujuan dari dilaksanakan KRS ini adalah untuk mengetahui bagaimana menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat. Pada bulan maret ini, KRS sudah dilaksanakan sebanyak 2 kali.

         Yang pertama, tema yang diambil adalah “Semester Baru, Semangat Berprestasi” bersama ust. Fauzan, ketua LDK Baabul Hikmah Universitas Mataram 2O14. Beliau menyampaikan tentang bagaimana berharganya waktu itu, dan bagaimana menyeimbangkan antara kehidupan akademik dengan organisasi.




              Yang kedua, tema KRS yang diambil adalah “Prestasi Vs Pasangan” bersama Ust. Alimin, S.Pd. Materi yang disampaikan sangat cocok dengan keadaan umat manusia pada zaman sekarang ini. Beliau mengatakan bahwa: “berpacaran itu boleh, dengan syarat: 1. Cari tempat yang tidak bisa dilihat oleh Allah SWT. 2. Cari tempat yang bukan merupakan ciptaan Allah SWT. Dan masih banyak lagi hal-hal yang disampaikan oleh beliau. 
Alhamdulillah, selama pelaksanaanya, banyak mahasiswa yang hadir dan mengikuti acara ini sampai selesai.
Selamat menikmati!!! :D





 

Seputar kegiatan MT AL-KAHFI 2



2. Staffing Kepengurusan MT Al-Kahfi 2O14


         Staffing ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh departemen kaderisasi. Program kerja ini, bertujuan untuk memilih siapa-siapa yang akan menjadi coordinator dan staff setiap departemen dan biro di MT Al-Kahfi. Staffing ini dilaksanakan pada hari ahad, 26 januaru di Lapangan Rektorat. Adapun yang mengisi materi pada acara tersebut adalah saudara Dedi Kurniawan {DPO LDK Baabul Hikmah Unram}.  Adapun hasil dari Staffing itu antara lain : 


1. Departement Kaderisasi
a. Abdurrahman Ahmad{Co.Ikhwan}
b. Siti Sapinah {Co. Akhwat}
2. Departement Mentoring
a. Masril Asril {Co.Ikhwan}
b. Lina Rahmatika P {Co. Akhwat}
3. Departement syi’ar
a. Arif Mann{Co.Ikhwan}
b. Alfi Syahrin {Co. Akhwat}






 





Seputar kegiatan MT AL-KAHFI

1. Musyawarah Umum {Musyum MT Al-Kahfi 2014)


Udah pada tau nggak ketua umum MT Al-Kafi 2O14? Hmm… Siapa ya? Dari pada penasaran, yuk simak sama-sama…!!
        Musyum merupakan salah satu program kerja tahunan kaderisasi. Dimana program ini dilaksanakan untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua umum MT Al-kahfi di kepengurusan selanjutnya. Pada acara musyum 2O14 kemarin, telah terpilih  saudara Mulyono Putra dari program studi bahasa inggris reguler pagi angkatan  2O12 sebagai ketua Umum Mt. Al-Kahfi’14.  berikut beberapa rangkaian acara yang di laksanakan pada acara musyawarah umum tersebut diantaranya adalah seminar kepemimpinan yang disampaikan langsung oleh kak Sony Ariawan {Mawapres 2O11} yang diadakan pada tanggal 25 Januari 2O14 di aula gedung D FKIP UNRAM.